Berteduh di Bawah Jembatan Penyeberangan Akan di Denda 250rb

Memasuki musim hujan, kebiasaan lama berteduh di bawah JPO atau jembatan penyebrangan orang akan terjadi lagi.

Perilaku ini biasanya didasari karena ketidaksiapan pengendara motor untuk menghadapai musim hujan ini.

Bulan november 2015 ini, intensitas hujan mulai terasa, pengendara motor disarankan untuk menyiapkan mantel atau jas hujan.

Pilihan untuk yang tidak mempersiapkan hal tersebut, seperti yang tadi diaungkapkan kalau di DKI Jakarta biasanya suka berteduh di bawah JPO.

Kebiasaan seperti ini dianggap merugikan pengendara lain, karena akan mengakibatkan kemacetan yang panjang.

Namun, bersiap-siaplah untuk agan yang mencoba berlama-lamaan berteduh di bawah JPO, Polisi sudah mulai memberlakukan hukuman tilang. Hal ini sesuai informasi yang disampaikan oleh admin dari akun Humas Polda Metro Jaya pada 9 November 2015 siang.

Berteduh di Bawah Jembatan Penyeberangan Akan di Denda 250rb

Menurut informasi yang disampaikan, nantinya akan ada Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro sebagai tim ‘penyapu’ untuk menertibkan para pengendara motor yang suka berteduh di bawah JPO.

Jika tertangkap sedang berteduh di JPO, pengendara harus membayar denda sejumlah Rp 250 ribu akan segera menanti menyusul hukuman tilang.

Jadi gimana gan? mau di tilang atau mending basah-basahan?

Jawabannya pasti mending agan mempersiapkan mantel atau jas hujan saja. Menurut AKBP Budiyanto, tidak apa-apa berteduh di bawah JPO asalkan sebentar saja, untuk menyiapkan diri memakai jas hujan.