Cara Membedakan Bahan Baut atau Mur Yang Beredar di Toko Onderdil

Komponen penyatu dari bagian satu ke bagian lainnya ini ditugaskan pada Mur dan Baut/baud, di pasaran beredar berbagai baut yang sekilas tidak kita ketahui apa bedanya, apalagi soal merk-merk an. Yang kita tahu asalkan bentuk dan ukuran bautnya sama, kemudian juga soal ori dan aftemarketnya.

jenis dan warna baut

Tetapi kalau kita jeli, ternyata bukan hanya faktor tersebut saja yang bisa kita jadikan acuan dalam memilih mur dan baut. Komponen ini juga bisa agan bedakan dari bahan apa saja dibuatnya, dengan melihat warna yang dimiliki.

Biasanya, Skrup, Mur, dan Baut di toko-toko onderdil mempunyai warna mulai dari hitam, chrome, kuning, dan ada juga yang warna pelangi. Dari warna inilah kita bisa membedakan bahan pembuatannya.Untuk yang warna ini biasanya terbuat dari bahan baja.

Karena merupakan bahan yang sangat kuat, mur dan baut berwarna hitam ini selalu digunakan pada bagian jeroan mesin seperti silinder head, karena diykini lebih tahan panas dan tidak gampang memuai.

Kemudian untuk yang warna selain hitam, barang tersebut dibuat dari bahan besi biasa. Untuk mendapatkan penampilan yang bagus oleh masing-masing pabrikan diberikan warna-warna mengkilap agar lebih menarik, namun biasanya untuk baut yang terbuat dari besi lama kelamaan warnanya akan memudar dan secara perlahan akan timbul karat.

Tetapi memang ada satu bahan yang lebih tahan karat, yaitu baut dan mur yang terbuat dari stainless steel. Harganya juga lebih mahal dari baut yang dibuat dari bahan besi biasa.

Seperti itulah cara membedakan bahan baut yang bereda di pasaran, agar tidak salah menggunakannya, jangan sampai menempatkan baut, mur, ataupun skrup pada komponen yang selalu dalam keadaan panas.