3 Tips Cara Menghitung Harga Motor Bekas

Menentukan harga yang pas untuk menjual motor bekas yang kita pakai memang sangat membingungkan, karena tidak ada peraturan yang pasti mengenai harga motor bekas. Mematok harga yang mahal sebenarnya sah-sah saja, namun bila agan membaderolnya dengan harga yang terlalu mahal bahkan tidak terlalu jauh dengan harga yang baru, hal itu bisa membuat calon pembeli kabur. Sebaliknya apabila harga yang dipatok terlalu murah, agan juga pasti gak mau kan harus merugi?

Motor Bekas

Kalau untuk penjual motor bekas yan sudah lama berkecimpung di bisnis jual beli kendaraan bermotor sudah pasti tahu harga yang tepat diliha dari segi Tahun pembuatan, Kondisi fisik dan Kondisi mesin. Lalu bagaimna untuk yang baru pertama kalinya menjual?

Disamping faktor yang saya sebutkan tadi, harga pasaran sepeda motor bekas juga dipengaruhi oleh maraknya situs Jual Beli yang saling banting harga semurah-murahnya, ternyata hal ini dapat mempengaruhi harga pasaran yang semakin rendah pula. Contohnya saja ada konsumen yang melihat-lihat harga Merk A di di situs jual beli online dan membandingkannya dengan harga pasaran di dunia nyata akibatnya penawaran terlalu rendah.

Agar kita tidak terprovokasi dengan penawaran-penawaran yang rendah sekaligus enggak bingung menentukan harga yang pas, kita simak tipsnya di bawah ini :

Penyusutan berdasarkan tahun apabila kondisi fisik dan mesin normal

Mengkutip pendapat yang di share di kompas, menurut penjual mokas berpengalaman, untuk motor bekas yang secara fisik dan kondisi mesin yang normal pada tahun pertama biasanya akan ada penurunan harga sebanyak 10 s/d 15%, kemudian untuk tahun berikutnya kembali mengalami penurunan sebanyak Rp 1 Juta an.

Misalnya, harga Motor A tahun 2015 Rp. 14.800.000. Apabila dijual untuk tahun berikutnya (2016), akan menyusut sebanyak 10-15 persen, atau maksimal Rp 2,2 juta (untuk 15 persen dari harga normal), atau seharga Rp 12,5 juta. Kemudian apabila dijual tahun 2017, akan dikurangi Rp 1 juta lagi menjadi sehara Rp 11.500.000, begitu seterusnya.

Apabila kondisi keduanya ada yang rusak, tentu saja penyusutan akan bertambah nominalnya disesuakan dengan seberapa parah kerusakan terjadi.

Kondisi Motor Bekas Mulus Hampir Seperti Baru

Setelah melakukan penghitungan berdasarkan tahun, apabila kondisi motor mulus banget, jarang dipakai, dan bisa dikatakan tidak beda jauh dengan kondisi baru bisa sedikit mengurangi penyusutan dikarenakan kondisinya kayak baru. Tapi jangan terlalu mahal juga, nanti konsumen malah lebih memilih yang baru di diler.

Berdasarkan angka penjualan motor dan jenis motor

Jika model motor bekas yang agan jual merupakan motor yang laris dan banyak diinginkan konsumen bisa menggunakan 2 teori tadi, namun untuk motor yang kurang laris di pasaran biasanya patkan harga bisa tidak menentu, parahnya penyusutan harga bakalan turun drastis. Biasanya mengalami penurunan harga sebanyak 30%.

Seperti itu gan tipsnya, walaupun tips nya tdak 100% harus seperti itu. Saya berharap setelah membaca panduan diatas kegalauan menentukan harga yang tepat, dapat segera menemukan harga yang cocok, tidak kemahalan dan tidak kemurahan.

 

pencarian :
cara hitung harga motor