5 Cara meningkatkan performa dan kecepatan Yamaha Byson

Memang benar sekali kalau segi penampilan Yamaha Byson sih memang udah nampak kekar. Tetapi agak berlainan bila bicara mengenai performa. Banyak penunggang Byson mengeluh mengenai akselerasi serta top speednya.

Kombinasi antara garis tegas dengan postur badan motor ini yang kekar jadi motivasi banyak bikers pengen beli motor Byson. Motor yang termasuk street fighter ini bermesinkan 153cc, 4 langkah, SOHC, 2 klep serta berpendingin udara. Ditambah dengan jenis transmisi 5 percepatan.

Lanjut tentang performa mesin Byson yang terbilang ‘manja’. Terdapat banyak cara supaya Byson yang kekar makin macho dengan performanya yang gahar. Jawabannya yaitu dengan upgrade performa.

Untuk bikers yang tidak ingin terlampau repot ‘ngobok-ngobok’ mesin, cukup hanya komponen yang termasuk plug n play. Alhasil nantinya efek performa bisa diraih tanpa ada modif-modif yang bisa merusak mesin.

Berikut ini apa saja komponen dan cara yang harus dilakukan untuk menambah performa Byson :

1. Knalpot
Komponen yang banyak dituding bikin tarikan berat satu diantaranya knalpot standar. Hal semacam ini dipicu terlalu banyak lekukan serta kotak yang diisi catalytic converter.

Katalitik ini mempunyai daya hambat yang cukup besar untuk sistem pembuangan hasil pembakaran. Meskipun secara manfaat katalitik ini bagus, untuk kurangi emisi gas buang.

Jawasban permasalhan ini yaitu dengan menggantinya dengan knalpot jenis free flow. Banyak merk product pabrikan ataupun home industri yang di tawarkan di market aksesoris motor. Tentukan bahan yang kuat, bahan stainless steel diakui juga sebagai satu diantara bahan yang mampu meningkatkan performa motor lebih maksimal.

System knalpot free flow memang membuat lancar aliran sistem pembuangan gas. Karena exhaust atau lubang buang knalpot yang besar.

Tersebut gambar untuk katalitik (sinyal : panah) pada knalpot standard Byson :

2. Pengapian (CDI)
Pergantian CDI dengan limiter yang lebih tinggi dari pada CDI standard bawaan pabrik. Bila standard pabrik bergelut pada angka 9500 rpm, bikers dapat terapkan CDI dengan limiter 1200 rpm.

Secara teori bahwa CDI dengan limiter tinggi memengaruhi nafas mesin, makin panjang. Dengan nafas panjang secara otomatis bakal punya pengaruh pada penambahan top speednya.

3. Koil
Tidak cukup hingga di situ saja. Selain sebagai penghantar serta penstabil arus listrik, koil juga mesti ditukar dengankoil yang punya kekuatan lebih tinggi. Dan dapat ditambahkan koil booster untuk menolong optimalisasi pengapian dari bawah sampai atas.

Untuk jenis dan model dapat merujuk pada toko aksesori serta spare part motor yang anda percaya, agar bisa disesuaikan dengan biaya yan kita punyai.

Gambar untuk koil booster seperti di bawah ini:

4. Karburator
Banyak mekanik motor yang berasumsi bahwa karbu jenis konvensional, tambah lebih responsif. Bila dibanding dengan karburator jenis bawaan pabrik yang berjenis vakum.

Oleh karena itu sebaiknya ditukar dengan jenis skep konvensional yakni Keihin PE 28. Pemasangan terus gunakan intake manifold standard, tinggal modifikasi karetnya saja gunakan slang radiator mobil. Dan digabungkan dengan filter minim ala racing.

Gambar di atas adalah karburator (vakum) Yamaha Byson.

Gambar di atas adalah karburator konvensional merek Keihin (kiri) PWK dan (kanan) PE.
Terakhir adalah sentuhan filter minimalis dan stylish, sebagai berikut:

5. Spuyer
Langkah terakhir adalah dengan melakukan seting ulang pada spuyer. Sehingga ketemu kombinasi pilot jet 42 dan main jet 110.

pencarian :
meningkatkan performa byson, mesin byson, modifikasi knalpot byson standar, modifikasi mesin byson, karburator racing untuk byson, upgrade byson, upgrade mesin byson, knalpot byson, top speed byson, upgrade byson harian