Efek Samping Mencampur Premium dan Pertamax

Saat ini di Indonesia untuk kendaraan motor dan mobil non diesel kebanyakan menggunakan Premium, Pertamax, Pertalite, dan Pertamax Plus, walaupun terdapat varian bahan bakar minyak yang bagus, realitanya di Indonesia masih banyak yang menggunakan Premium beroktan 88 walaupun kendaraannya sudah berkompresi di atas 9:1.

Efek Samping Mencampur Premium dan Pertamax

Ada juga yang biasa mencampur bensin atau premium dengan pertamax Untuk mengejar nilai oktan bahan bakar yang lebih besar, dengan campuran tersebut bida didapat nilai oktan dari 90 s/d 92. Namun, pertanyaannya apakah efek samping mencampur premium dengan pertamax?

Sementara kita bahas dulu perbedaan keempat bahan bakar ini

  • Premium: Bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih (tambahan pewarna dye), dan memiliki nilai oktan atau Research Octane Number (RON) terendah diantara BBM kendaraan bermotor lainnya, Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah banyak
  • Pertalite : Bahan bakar minyak terbaru dari Pertamina dengan RON 90. Pertalite dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertalite diluncurkan tanggal 24 Juli 2015 sebagai varian baru bagi konsumen yang menginginkan BBM dengan kualitas di atas Premium, tetapi dengan harga yang lebih murah daripada Pertamax.
  • Pertamax: BBM dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak, direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah tahun 1990, terutama yang menggunakan teknologi setara dengan fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah analitik), tanpa timbal, mempunyai nilai oktan 92, menggunakan Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya, dan menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibandingkan BBM lain
  • Pertamax Plus: Seperti halnya Pertamax, Pertamax Plus ada penambahan zar aditif, sudah memenuhi standar performa Internatioanl World Wide Fuel Charter (IWWFC), memiliki kompresi minimal 10,5, serta memiliki teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalyctic converters.

Kalau untuk mengejar nilai oktan sih sah-sah saja karena bisa mengirit biaya, misalkan kita mengejar nilai oktan 92 bisa dilakukan dengan melakukan pencampuran premium dengan pertamax plus. Dengan cara tersebut biaya yang digunakan lebih murah ketimbang membeli Pertamax.

Zat Aditif Ecosave

Ecosave technology adalah zat (formula) yang ditambahkan ke dalam Bensin jenis Pertamax. Zat aditif ini diciptakan dengan bahan berkualitas tinggi dan dirancang dengan menggunakan teknologi mutakhir. Adanya penambahan zat aditif ecosave technology inilah yang membedakan bensin jenis Pertamax dengan Bensin jenis Premium. Pencampuran zat aditif ini telah sesuai dengan standar internasional World Wide Fuel Charter (WWFC) Kategori 2, 3, & 4.

Teknologi aditif ini mampu memberikan lapisan film pada komponen mesin yang dilewatinya. Lapisan film ini selain berfungsi sebagai anti karat juga mampu memisahkan partikel karbon yang dapat menyebabkan deposit dan karat pada mesin.

EcoSAVE ini memiliki zat kimia dengan konsentrasi tertentu sebagai tambahan agar pembakaran lebih bersih, lebih ramah lingkungan, lebih halus, dan lebih hemat, sehingga dapat melaju lebih jauh.

Zat aditif ecosave technology mengandung :
• Detergency, Berfungsi untuk membersihkan mesin bagian dalam sehingga mesin lebih terpelihara
• Corrotion Inhibitor, Berfungsi sebagai pelindung anti karat pada dinding tangki, saluran dan ruang bakar mesin, sehingga mesin menjadi lebih awet dan terlindungi
• Demulsifier, Berfungsi untuk menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air sehingga proses pembakaran menjadi lebih sempurna

Efek Samping Mencampur Premium dengan Pertamax

Hanya saja ada yang perlu agan pertimbangkan, ada zat adiktif bernama EcoSAVE pada pertamax dan pertamax plus yang sanggup membersihkan mesin agar tidak kotor sehingga dapat meminimalisir kerak dalam mesin.

Aditif tersebut bakalan tidak berfungsi lagi jika kita campur dengan Premium. Jadi nilai lebih dari pertamax dan pertamax plus tidak bisa kita dapatkan.

Maaf gan kalau penyampaiannya agak acak-acakan, semoga dapat ditangkap inti pembahasannya 😀

pencarian :
efek samping premium dicampur pertalite, pertalite campur premium, premium campur pertalite, bolehkah pertalite dicampur premium, pertalite dicampur premium, pertamax campur premium, pertalite dicampur pertamax, premium dicampur pertalite, bensin campur pertalite, efek premium dicampur pertamax pada motor