Harga dan Spesifikasi Honda Vario Techno 125 Non LED

Honda vario Techno 125 dengan volume silinder 125cc terbukti banyak disukai warga indonesia, terbukti dijalanan ramai sekali dengan motor ini. Lalu apa saja yang menarik dari motor ini? salah satunya Idling Stop System (ISS)?   komponen ini merupakan  suatu terobosan yang digunakan untuk penghematan bahan bakar, di mana mesin motor Vario Techno ini bakal mati untuk jangka waktu sementara ketika motor ini berhenti untuk waktu kira-kira lebihdari 3 detik.

Pengguna cuma butuh menarik tuas gas untuk menghidupkannya kembali. Sebuah inovasi yang pada awal mulanya telah diaplikasikan juga pada skuter matic premium Honda yaitu all new PCX150 ini bakal sangatlah berguna saat motor dipakai pada keadaan jalan raya yang padat, dan jangan khawatir dengan masalah kelistrikan karena ketersediaan aliran listrik waktu Idling Stop Sistem ini diaktifkan.
Harga Foto dan Spesifikasi Honda Vario Techno dan CBS Idling Stop System
Berdasar pada pengujian yang sudah dikerjakan oleh PT AHM, karenanya ada tehnologi ISS ini bisa bikin motor Honda jadi makin ramah lingkungan serta lebih irit bahan bakar 7% dibanding dengan Honda Vario PGM-FI tanpa ada ISS, bahkan juga dapat lebih irit seputar 37% apabila dibanding dengan Honda Vario jenis karburator.

Cara kerja Idling Stop System pada honda vario

cara kerja Komponen Idling Stop di Vario Techno 125 CBS
Fitur ini pada awal mulanya telah ada di Honda PCX 125 serta 150, langkah kerjanya juga sama, tak ada perbedaan. Begitupun apabila dibanding kan dengan Honda Vario Techo 125 sebelumnya, perbedaan tidak banyak. Cuma ECM, kabel bodi, speedometer dengan stand-by indicator, serta switch idling.

“Karena sebelumnya Honda sudah merancang fitur ini untuk mesin Vario, jadi tidak banyak ubahan pada Honda Vario Techno 125 yang dilengkapi ISS dengan yang sebelumnya,” jelas Sarwono Edhi, Technical Training Development PT Astra Honda Motor (AHM).

Perbedaan terpenting yakni Engine Control Module (ECM). Pada Vario Techno 125 CBS Idling Stop yang dilengkapi ISS, ECM-nya mempunyai program yang tidak sama dengan varian motor vario yang lalu.

“Karena pekerjaan ECM jadi tambah dengan terima sinyal-sinyal dari tiap-tiap sensor serta bakal mengolah data-data yang dibutuhkan untuk aktifkan idling stop sistem, ” jelas Edhi sapaan akrabnya.
cara kerja Komponen Idling Stop di Vario Techno 125 CBS 2
Komponen lain yang tidak sama pastinya adalah kabel bodi lantaran pergantian ECM serta menambahkan jalur kabel ke lampu indikator di speedometer serta switch idling. Speedometer juga terang tidak sama lantaran versi teranyar ini telah dilengkapi dengan lampu indikator (stand-by indicator) pengingat ISS.
cara kerja Komponen Idling Stop di Vario Techno 125 CBS 3
SS Bekerja Di dukung Banyak Komponen serta Sensor
Juga sebagai gambaran terdapat banyak komponen serta sensor yang bertugas aktifkan fitur ini. Untuk komponen non sensor ada idling stop switch, stand-by indicator serta engine control module (ECM). Tengah untuk sensor injeksi di dukung oleh ECT sensor (Engine Coolant Temp), VS sensor (Vehicle Speed), TP sensor (Throttle Position).

Urutannya kerjanya seperti berikut, pertama aktifkan dahulu switch idling stop. Lantas nyalakan mesin serta nyalakan motor. Motor apabila sudah jalan serta dipakai apabila penuhi dua prasyarat yakni suhu mesin telah meraih 60 derajat serta telah meraih kecepatan 10 km/jam.

Kemudian, VS sensor serta ECT sensor bakal memberi tanda ke ECM untuk bersiaga, hingga saat motor berhenti kira-kira lebih dari 3 detik, mesin akan segera mati. Saat mesin mati dalam ditandai dengan nyala indikator pada spidometer. Dalam sistem ini posisi piston akan lakukan swing back atau kembali dalam keadaan tak lakukan kompresi.
Throttle position sensor sangat berperan (kiri). ECM baru dengan program yang berbeda
“Tujuannya supaya tidak ada beban yang terlalu berat saat mesin menyala kembali,” kata pria berkacamata ini.

Giliran mesin ingin dinyalakan, waktunya TP sensor yang pegang fungsi. Saat selongsong gas diputar, TP sensor memberi tanda ke ECM untuk memerintahkan mesin supaya menyala kembali. Jadi tak perlu pencet tombol stater lagi, cukup hanya memutar gas saja.

Satu diantara komponen lagi yang harus ada pada idling stop sistem yaitu ACG starter, piranti starter yang sekaligus jadi altenator. Pada ACG starter tak ada lagi dinamo starter konvensional serta mekanisme gigi penggeraknya, hingga sistem menyalakan mesin jadi lebih halus serta gampang. (motorplus-online. com)

Spesifikasi Honda Vario Techno dan CBS Idling Stop System(ISS)

Panjang X lebar X tinggi :  1.918 x 689 x 1.103 mm
Berat kosong : 112 kg
Jarak Sumbu Roda : 1.281 mm
Jarak terendah ke tanah : 128 mm
Tipe rangka : Tulang Punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan Ayun dengan Shockbreaker Tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
Rem depan : Cakram Hidrolik, dengan piston tunggal
Rem belakang : Tromol
Kapasitas tangki bahan bakar : 5,5 liter
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
Diameter x langkah : 52,4 x 57,9 mm
Volume langkah : 124,8 cc
Perbandingan Kompresi : 11,0 : 1
Daya Maksimum : 11.3 PS / 8.500 rpm
Torsi Maksimum : 1.1 kgf.m / 5.000 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,8 liter pada penggantian periodik
Kopling Otomatis : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Gigi Transmsi : Otomatis, V-Matic
Pola Pengoperan Gigi :  –
Starter : Pedal & elektrik
Aki : 12 V  5 A.h (tipe MF)
Busi : ND U22EPR-9, NGK CPR7EA-9
Sistem Pengapian : Full Transisterize, Baterai

Pilihan warna dan striping Honda Vario Techno dan CBS Idling Stop System

spesifikasi Vario Techno dan CBS Idling Stop System
Honda Vario Techno

Harga Honda Vario Techno dan CBS Idling Stop System

Tipe/th> Harga
CBS ISS : Rp.17.100.000
Non CBS ISS :/td> Rp.16.400.000
pencarian :
vario cbs, perbedaan vario techno dan cbs, perbedaan vario 125 cbs dan iss, vario 125 idling stop, harga motor vario 125 cbs idling stop, vario techno cbs, perbedaan vario 125 cbs dan cbs iss, perbedaan vario cbs dan techno, Vario CBS Techno, perbedaan vario 125 cbs dan techno