Pengalaman berkendara dengan KTM RC 200

Penampilan yang gak biasa keliatan banget pada motor KTM RC200 ini dengan harga yang cukup terjangkau. dalam situs kompAas membeberkan mengenai pengalaman berkendara untuk motor ini. PT Moto KTM Indonesia (MKI) pernah mengungkapkan RC200 mampu diajak balap, tetapi tidak menghilangkan rasa kenayamanan dalam berkendara.
Pengalaman berkendara dengan KTM RC200
Pengetesan dilakukan oleh seseorang dengan tinggi 172cm dirasa nyaman saat menungganginya. Karena motor ini terbilang tinggi tester tidak bisa menapakkan kakinya dengan sempurna ke tanah, tapi dirasa cukup untuk menahan berat motor saat berhenti, apalagi bobot motor ini terbilang ringan sekitaran 137kg dengan bensin full tank.

Dari jok ke stang motor KTM RC200 agak jauh, membuat tester membungkuk, memang motor sport seperti ini normal-normal saja seperti Honda CBR250R dan Yamaha R25. Dilihat pengendara membungkuk kita akan berpendapat kalau mengendarai motor ini akan capek, dan pegal-pegal, namun ternyata setelah berlama-lama mengitari kompleks pergudangan yang sangat luas di Taman Tekno, Serpong, Tangerang Selatan, punggung dan pergelangan tangan tak kunjung capek.
Pengalaman berkendara dengan KTM RC200 2
Aries susanto dari MKI menerangkan, KTM sangat memperhitungkan cara agar posisi segitiga motor ini menjadikan posisi berkendara paling nyaman. Kalaupun jarak jok dengan setang jauh, tapi KTM menyeimbangkan posisi dengan menekuk sedikit pijakan kaki ke belakang, dan membuat pantat sedikit lebih nungging.

Hasilnya posisi saat menaiki si RC200 jadi seimbang dikarenakan berat badan kita tidak dititikbertakan pada pergelangan tangan, kalau berta badan tertuju ke pergelangan tangga biasanya telapak tangan cepet pegel dan capek.

Desain yang ramping juga membuat tester dengan nyaman mengapit tangki bahan bakar. Secara ergonomi, sepeda motor ini cukup mendukung untuk kenyamanan dalam perjalanan jarak jauh atau pun urban riding.

pencarian :
modifikasi ktm rc200