Jenis surat tilang dan mekanisme pengurusan tilang

Surat tilang merupakan sisi dari mekanisme penegakan hukum jalan raya dari pihak aparat kepolisian yang sudah di beri wewenang untuk menindak warga yang tidak mematuhi ketentuan jalan raya. Lantas ada berapakah jenis surat tilang yang kita dapatkan kala kita melakukan pelanggaran lalu lintas, surat tilang sendiri terdiri dari 5 jenis.
2 jenis surat tilang untuk pengendara yang melanggar aturan lalu lintas
Dari 5 jenis surat tilang, cuma 2 yang bakal diberikan pada pelanggar saat razia kendaraan atau saat ada pelanggaran, yaitu biru untuk pelanggar yang terima kekeliruan serta bersedia membayar denda optimal. Sementara yang berwarna merah untuk pelanggar yang merasa tak lakukan kekeliruan serta mau membela diri di pengadilan.

Tetapi dari segi orang-orang sendiri nyatanya masih tetap ada saja yang kebingungan dengan mekanisme pengurusan tilang atau pembayaran denda yang perlu dikerjakan.

Seperti yang diberitakan oleh Divisi Humas Mabes Polri lewat laman facebook resmi mereka belum lama ini. Menurut lansiran itu, beberapa ratus warga yang bakal ikuti sidang lantaran lakukan pelanggaran jalan raya datang penuhi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat mulai sejak Rabu (26/11) sampai Selasa (02/12).

Salah seseorang warga yang datang tidak diterima oleh petugas penerima berkas lantaran membawa surat tilang berwarna biru serta disuruh untuk lakukan pembayaran denda ke salah satu bank yang telah ditunjuk. Tetapi warga itu mengakui ia datang ke pengadilan itu berdasar pada instruksi dari petugas kepolisian di Polres Jakpus.

Untuk hindari kesalahpahaman serta ketidaktahuan di waktu-waktu yang akan datang, sebaiknya kita ketahui hal seperti ini bisa berjalan lancar jika mekanisme pengurusan tilang dilakukan dengan benar. Urut-urutannya kira-kira seperti yang diperlihatkan dalam gambar dibawah di bawah ini.
tata cara atau mekanisme pengurusan tilang
Gimana sob udah pada ngerti belum? Pengetahuan perihal seperti ini memanglah perlu diketahui, namun yang lebih utama lagi yaitu mematuhi dan menaati ketentuan jalan raya yang telah berlaku. Agar kita dapat sama-sama melindungi keselamatan sesama pemakai jalan.