Kolom Pencarian Menu Utama

Banyak yang melakukan pergantian angin biasa dengan angin nitrogen ini untuk mendapatkan kenyamanan ketika berkendara. Namun sampai sekarang ini ternyata masih banyak yang bingung dan tidak tahu sama sekali boleh atau tidak mencampur nitrogen dengan angin biasa pada ban.

Bahaya-Mencampur-Angin-Ban-Nitrogen-dengan-Udara-Biasa-2

Tahun ini agan pasti merasa sering melihat lapak pengisian Nitrogen untuk ban. Apalagi dewasa ini ternyata di sebagian besar SPBU join dengan perusahaan lain menyediakan fasilitas pengisian angin ban jenis Nitrogen.

Isi ban gunakan nitrogen ini dipandang punya banyak kelebihan (baca : kelebihan nitrogen) dari pada gunakan oksigen atau angin biasa pada umumnya. Dgn di isi nitrogen tekanan ban jadi tambah stabil hingga cengkeram ban ke aspal makin optimal.

— advertisement —

Diluar itu, nitrogen ini punya banyak keunggulan, salah satunya tidak mudah menyebabkan oksidasi, efeknya velg enggak cepat karatan.

Walaupun sudah banyak tempat pengisian Nitrogen, masih banyak juga lokasi yang tidak terdapat fasilitas ini. Apalagi di tukang tambal ban yang banyak di sisi jalanan.

Bahaya Mencampur Angin Ban Nitrogen dengan Udara Biasa

Pertanyaanya apabila ban kurang angin. Lantas ban yang awalnya telah di isi nitrogen terpaksa di isi dgn oksigen atau angin biasa? Bolehkah mencampur angin nitrogen dengan angin biasa pada ban ?

— advertisement —

Hal yang agan anggap remeh ini ternyata dapat beresiko.

  1. Mencampur nitrogen & oksigen akan buat tekanan udara didalam ban jadi tidak stabil. Hal ini juga dibahas di web intersport id yang mengatakan pencampuran ini lumayan berbahaya dari sisi standar keamanan kendaraan.
  2. Resiko mencampurkan angin ban biasa & nitrogen, bila mobil atau motor digunakan kalau cuaca panas dgn jarak tempuh yang cukup jauh, tekanan udara dalam ban beresiko mendadak bertambah.
  3. Selanjutnya resiko terburuknya ban mungkin saja saja meledak karna tekanan udara yang jauh lebih dari standard yang diperbolehkan. Terutama ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.

Supaya hal itu tidak berlangsung, baiknya jauhi mencampur pada oksigen & nitrogen untuk ban kendaraan bermotor agan, lebih baik 1 jenis udara saja mendingan Nitrogen dibuang terlebih dahulu kemudian diganti sepenuhnya dengan Oksigen atau angin biasa. Kecuali kalau memang dalam keadaan darurat yah mau gimana lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *