Kolom Pencarian Menu Utama

Sudah Menjadi kepastian Jika sebuah motor menjadi panas ketika mesin dinyalakan. Hal ini dikarenakan proses pembakaran di dalam mesin yang meledak antara campuran udara dan bahan bakar.

radiator

Karena itu sistem pendingan pada setiap motor wajib sekali keberadaannya. Performa mesin bisa berkurang jika keadaan mesin terlalu panas, Paling Fatalnya komponen didalam mesin bisa meleleh seperti piston dan silinder. Pada umumnya pendinginan mesin yang digunakan adalah pendinginan air, oli, dan udara.

Sistem Pendinginan Udara

Sistem pendinginan dengan udara ini mengandalkan aliran udara pada celah mesin agar dingin. Bentuk mesinpun disesuaikan lebih mudah menerima aliran udara dengan adanya sirip-sirip. Tidak adanya komponen tambahan, menjadikan metode ini irit biaya karena tidak akan ada komponen yang rusak.

— advertisement —

Tetapi kelemahan motor dengan sistem pendinginan ini tidak cocok digunakan dijalanan yang sering macet. Karena tidak ada udara yang mengalir.

Sistem Pendinginan Cairan

Water cooled sistem ini mendinginkan mesin dengan cara mengsirkulasikan cairan di dalam silinder, agar panas dapat terserap. Air yang menyerap panas akan dialirkan kembali kedalam radiator untuk di dinginkan, dan kembali mengalir ke dalam silinder mesin.

Struktur komponen metode ini tidak sesimpel sistem pendinginan udara, ada komponen lain selain radiator yaitu pompa air. Komponen ini berfungsi untuk mengsirkulasikan cairan. Kelemahannya adalah ketika ada komponen yang rusak, agan harus merogoh kocek cukup dalam.

— advertisement —

Tetapi semua itu terbayarkan, karena pendinginan lebih efektif dan dapat diandalkan. Tenaga dan performa mesin lebih terjaga jika suhu panas mesin lebih terjaga.

Metode ini kebanyakan digunakan pada motor zaman sekarang sampai motor dengan peforma sangat tinggi. Walaupun macet dan mesin tertutup fairing, pendinginan tetap berjalan baik.

Sistem Pendinginan Oli

Metode ini biasanya ada pada motor yang menggunakan pendinginan udara maupun pendinginan cairan sebagai pelengkapnya. Dari segi kegunaannya pendinginan cairan dan pendinginan oli mempunyai cara kerja yang sama.

Yang membedakan adalah isi dari komponen itu, jika radiator menggunakan air coolant, nah kalau untuk oil cooler menggunakan oli.

— advertisement —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *