16 Bagian Penting Pada Motor Yang Harus Di Cek Sebelum Touring

Touring merupakan sebuah kegiatan yang mengasyikan buat para rider sekaligus pelepas rasa jenuh dari rutinitas sehari-hari, apalagi club atau komunitas yang sering mengagendakan melakukan perjalanan jauh. Selain lebih irit biaya ketimbang menggunakan jasa kendaraan umum, menggunakan motor sendiri bisa menelusuri destinasi tertentu yang tidak dapat dilintasi kendaraan umum apalagi kendaraan roda empat.

Bagian Penting Pada Motor Yang Harus Di Cek Sebelum Touring

Kalaupun menggunakan motor yang dirasa tidak ada masalah, ada beberapa komponen pada motor yang tidak boleh kita abaikan sebelum melakukan perjalanan berkilo-kilo jauhnya. Komponen tersebut perlu agan cek terlebih dahulu agar tidak terjadi masalah yang tidak di inginkan.

Minimal kita melakukan service ringan dan melakukan pergantian beberapa sparepart yang bisa habis daya pakainya ketika digunakan, agar tidak khawatir terjadi kerusakan. Sebagai tips sebelum touring, ada baiknya agan cek bagian-bagian pentin pada motor di bawah ini sebelum melakukan perjalanan jauh :

Karburator atau injektor
Kedua komponen penyalur bahan bakar ini wajib dicek dan dibersihkan, kalau kotor sudah pasti bisa membuat pengiriman BBM ke ruang bakar terhambat.  Untuk injector Kalau tidak ada masalah biasanya MIL atau malfunction indicator lamp pada dashboard  tidak berkedip, kalau beredip so pasti ada masalah, dan agan perlu mengeceknya di Bengkel Resmi. Untuk karburator cukup melakukan pembersihan dan seting ulang saja ketika di servis.

Radiator
Gampangnya disebut aki, peranti vital yang tegangannya harus tetap disesuaikan dengan standar pabrik. Pada kondisi normal tengan radiator harusny berkisar 12,3 sampai 12,6 Volt. Pastikan kondisinya agar touring tidak terganggu.

Komstir
Agar pengendalian motor tetap nyaman, bagian sistem kemudi juga harus di cek terlebih dahulu, biasanya adalah komstir yang sering terjadi kerusakan. Jika agan merasa ada oblak, wajib mengganti bearing komstirnya. Agan juga bisa menyetelnya terlebih dahulu jika dirasa terlalu ringan atau berat ketika membelokkan stang.

Sistem penerangan
Jangan karena melakukan perjalanan siang agan tidak memperhatikan komponen penerangan pada motor, kalau hujan agan tetap saja butuh lampu utama untuk penerangan dan sebagai penanda adanya motor kepada pengguna jalan lain. Apalagi kalau melakukan perjalanan malam, agar tetap aman dan nyaman ketika berkendara, lampu-lampu seperti headlamp, stoplamp, klakson dan sein wajib dicek.

Klep
Bila stelan klep terlalu rapat, biasanya mesin bakal cepat panas dan akselarasi lemot. Kemudian apabila setingan klep telalu renggang, biasanya akan ada suara nyaring di mesin akibat benturan yang tidak normal antara pantat klep dan rocker arm. Gunakan feeler gauge kemudian sesuaikan ukuran yang direkomendasikan pabrikan motor.

Busi
Apabila busi tidak kita cek, dan ternyata daya pakainya sebentar lagi, motor bisa mogok karena tidak terjadi pebakaran di ruang bakar. Idealnya busi diganti tiap menempuh jarak 7.500 km untuk motor standar.

CVT
Untuk motor jenis matik, sektor CVT juga wajib dibersihkan, cek kondisi roller dan v-belt. Jika a v-belt sudah retak-retak segeralah lakukan pergantian, bila diabaikan bisa saja karet tersebut putus di perjalanan.

Ban
Cek tekanan ban jangan sampai terlalu kempis karena bisa membuat motor jadi berat dan boros BBM. Apalagi ban sudah gundul, jangan dipaksakan agar tidak ada kejadian tergelincir dan pecah ban.

Filter oli
Sparepart ini biasanya ada di motor sport. Supaya sirkulasi oli dan pelumasan ke bagian mesin tidak terganggu, filter oli juga wajib agan cek maupun ganti apabila sudah tidak layak pakai. Biasanya mekanik akan menyarankan ganti filter oli tiap 2-3 kali penggantian oli mesin.

Rantai dan gir
Kalau gir rantai bagian depan ataupun belakang sudah aus, haruslah agan ganti baru. Kemudian jika setelan rantai selalu kendurwalaupun suda di setel berkali-kali, menandakan gear set rantai sudah tidak layak pakai juga.

Oli mesin
Sebelum melakukan touring dengan jarak yang begitu jauh sebaiknya oli mesin harus diganti  agar kinerja mesin tetap optimal dan tahan lama walaupun jarak tempuh yang jauh.

Filter udara
Jika filter udara ini kotor, mesin seolah-olah tercekik karena suplai udara tidak optimal. Ada dua jenis filter udara, yaitu kering dan basah. Kalau tipe basah tidak bisa agan bersihkan sehingga kalau sudah kotor, harus  ganti baru. Sedangkan untuk jenis yang kering bisa dibersihkan dan enggak perlu ganti baru.

Sistem pengereman
Hal yang urgent, berkaitan dengan keselamatan adalah agan harus cek kondisi kampas rem, minyak rem dan kaliper. Agar kampas rem yang aus atau tipis bisa terdeteksi lebih dini, serta lakukan penyetelan rem belakang jika  masih mengandalkan jenis rem tromol.

Kabel gas dan kopling
Kabel gas atau kopling yang seret dikarenakan kotoran dan karat bisa mengakibatkan putusnya kabel bagian dalam, agan bisa melakukan perawatan pada kabel ini dengan cara memberikan oli sedikit demi sedikit ke dalam tali gas/kopling kemudian menarik dan mengulur kabel tersebut.

Oli gardan
Untuk motor skutik, sparepart ini juga sangat penting untuk diperhatikan, olehkarena itu lakukan penggantian sesuai anjuran pabrik. Hampir semua pabrikan penggantian oli secara berkala tiap 8.000 km.

Aki
Aki sangat dibutuhkan keberadaannya terutama di motor injeksi. Makanya tegangannya juga harus sesuai standar pabrikan.

pencarian :
apa saja yang harus di cek sebelum touring, bagian motor yang harus sering di cek, Yang harus ada d motor touring