Kolom Pencarian Menu Utama

Pemilik mobil matic pemula seharusnya lebih peduli dan mengetahui fungsi dan ciri CVT mobil rusak. CVT (Continous Variable Transmission), dari namanya, merupakan sistem transmisi atau perpindahan yang dijalankan secara berkelanjutan serta prosesnya otomatis. CVT ini layaknya pengganti gigi pada mobil matic, yang mana sistemnya adalah menghubungkan pulley depan dan belakang dengan sabuk-v atau v-belt. 

cvt mobil

Tips CVT Mobil Agar Tak Cepat Rusak

Mobil yang menggunakan transmisi tipe CVT memang cukup memudahkan pengendara. Dikarenakan sistemnya yang nyaman dan dan ketika menyetir terasa lebih halus. Akan tetapi, kalau CVT sudah terindikasi rusak dan harus diganti, tidak bisa diganti per part atau per bagiannya. Misalnya bagian sabuk transmisi rusak, bisa mempengaruhi bagian pulley-nya. Satu set assy dari CVT tersebut harus diganti dan membutuhkan dana hingga berjuta-juta Rupiah. Nah, agar tidak rugi bandar, pengemudi CVT harus mengetahui beberapa perawatan praktisnya.

Baca Juga :

— advertisement —

Mengemudikan mobil matic dengan transmisi CVT tidak sama dengan mengendarai mobil sport. Anda tidak bisa menginjak pedal gas hingga terdengar deru mesin layaknya mobil sport. Jangan terlalu agresif saat menginjak pedal gas. Hal ini bisa merusak rangkaian sabuk dan pulley yang memang dirancang dalam satu rasio. Jika terlalu kencang putarannya, maka bisa timbul slip dan bisa merusak rangkaiannya. 

Fungsi Dan Arti Pada Huruf Di CVT Mobil Matic

Pada transmisi otomatis atau CVT di mobil matic, terdapat barisan huruf dan angka yang mengindikasikan gigi dan laju mobil. Terdapat huruf P-R-N-D-L. P atau Park diindikasikan sebagai mobil dalam keadaan parkir. Jika tuas CVT mengarah ke tanda P, maka mobil akan terkunci dan tidak bisa dikemudikan dan didorong. Posisi P juga digunakan untuk menghidupkan mesin mobil.

Pada posisi R (Reverse), mobil bergerak mundur. Sedangkan posisi N (Neutral) adalah posisi di mana gear dalam posisi netral sehingga roda mobil bebas. Posisi D (Drive) merupakan langkah awal untuk kendaraan bergerak pertama kali. Sedangkan posisi 2/S (Second) berguna ketika mobil berada di jalanan pegunungan yang berkelok-kelok. Posisi 2/S setara dengan gigi 2 yang mana bisa melakukan pengereman atau engine brake. Terakhir, ada posisi 1/L (Low) yang berfungsi menggerakkan mobil pada posisi jalanan yang menanjak. Posisi 1/L ini setara dengan gigi satu.  

— advertisement —

Saat Berpindah Gigi CVT Terasa Ada Sentakan? Hati-Hati, Ciri Transmisi Rusak!

Apakah saat Anda memindahkan tuas transmisi P-R-N-D-L lalu terasa ada sentakan pada mobil? Hati-hati, ini bisa jadi gejala awal, fungsi dan ciri CVT mobil rusak pada transmisi mobil Anda. Seharusnya, perpindahan antar gigi pada transmisi CVT dalam keadaan normal bisa lebih halus. Cobalah cek pada bagian sensor kecepatan TPM atau tekanan pada solenoid. Bisa juga karena pada piston terjadi pengerasan.  

CVT Sudah Di Posisi L Atau D1 Tapi Mobil Masih Kesulitan Naik Di Tanjakan

Mobil yang melewati area menanjak, seharusnya tuasnya berada di posisi 1/L atau Low. Seperti yang telah dijelaskan pada fungsi tulisan CVT di atas. Hal ini karena posisi Low setara dengan gigi ke satu. Mobil yang sedang berjalan menanjak membutuhkan tenaga ekstra dan dibutuhkan pergerakan yang perlahan. Fungsi laju tersebut ada di tuas Low. Namun, jika mobil Anda tidak cukup kuat untuk menanjak, padahal sudah menginjak pedal gas cukup dalam, segeralah periksakan ke bengkel. Mungkin terjadi permasalahan pada bagian tuas CVT-nya.

Saat Berpindah Gigi, Terdengar Deru Raungan Mesin Dan Mobil Lambat Berjalan

Munculnya suara berdengung pada saat mesin mobil berjalan bisa menjadi indikasi selanjutnya yang berhubungan dengan kerusakan CVT mobil. Transmisi otomatis pada mobil pastinya saling belekatan dengan bagian-bagian dalam mobil. Gesekan antar logam dalam mesin ini bisa menimbulkan suara yang kurang nyaman untuk didengar.  

Terasa Getaran Bahkan Mesin Mobil Nyaris Mati Saat Mengerem

Gejala kerusakan CVT lainnya adalah saat Anda mengerem mobil. Jika mobil bergetar atau bahkan hampir mati saat mobil melakukan pengereman, maka waspadalah. Bisa saja terjadi kampas rem yang tak lagi bekerja optimal karena ada bagian yang telah rusak, misalnya ada bagian yang gosong. Bisa juga karena kondisi plat metal yang ada di dalam sistem transmisi yang mungkin terhubung pada sistem pengereman mobil.      

— advertisement —

Tuas CVT Sudah Digeser Namun Gigi Enggan Berpindah

Ketika Anda memindahkan posisi tuas CVT dari laju rendah ke laju yang lebih tinggi, namun mobil malah terasa berat. Ini merupakan pertanda bahwa terjadinya kegagalan pada perpindahan gigi. Padahal, tuas transmisi telah berpindah. Hal tersebut bisa terjadi karena putusnya kabel gearbox. Perpindahan gigi tidak terdeteksi walaupun tuas telah berpindah posisi.    

BBM Mobil Boros Energi

Pemakaian bahan bakar yang boros pada mobil matic merupakan indikator bahwa mobil Anda mengalami kerusakan. Hal ini bisa saja disebabkan karena tenaga torsi pada mobil yang tidak sampai secara maksimal hingga ke proses penggerakkan mesin mobil akhir. Demikianlah fungsi dan ciri CVT mobil rusak yang harus pemula pahami sebagai pengendara mobil matic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *