Kolom Pencarian Menu Utama

Fungsi roller pada motor matic memang tidak terlalu banyak orang tahu, yang penting untuk konsumen kalau komponen ini udah aus langsung ganti saja biar nyaman kembali. Tapi buat agan yang pengen tahu komponen sekecil ini tuh punya tugas sebagai apa, yuk kita simak informasinya.

Roller Aus dan Baru

Fungsi Roller CVT

Semua motor matik itu kerap sekali mengalami keruskan pada bagian CVT, diantaranya adalah Roller CVT. Komponen berbentuk bulat ini mempunyai fungsi untuk menjadi penggerak pulley depan dan juga memungkinkan belt bisa naik turun saat motor dihidupkan.

CVT merupakan singkatan dari continously variable transmission. Komponen ini adalah sebuah sistem perubahan perbandingan roda gigi yang disesuaikan secara otomatis dari tingkat tinggi rendahnya RPM mesin. 

— advertisement —

Roller CVT yang berbentuk bulat bisa mempermudah varator untuk bergerak, jadi kalau roller sudah tidak bulat sempurna akan terjadi gangguan ketika berjalan.

Komponen ini mempunyai batas pakai wajar, jika sudah waktunya diganti ketebalan dari roller akan berkurang atau aus. Secara fisik memang keruskan yang terjadi bisa kita ketahui dengan membongkar CVT nya terlebih dahulu, hanya saja kan kita tidak tahu ketika memakai motor matik gejala seperti apa yang menunjukkan roller ini aus.

Roler Ringan VS Roler Berat

Kalau agan menggunakan roller ringan akselerasi jadi lebih baik, enak buat sulap-salip. Tetapi imbasnya kalau pakai roler ringan adalah top speednya berkurang. Jadi sebaliknya kalau agan gunakan roler berat, top speed bagus dan akselerasi berkurang.

— advertisement —

Tinggal sesuaikan saja dengan kondisi jalanan yang biasa agan lewati. Kalau kebanyakan nanjak dan macet, mending yang ringan saja. Sebaliknya kalau mendatar dan lengang mendingan yang berat.

Ciri Roller Rusak

Jadi seperti apa tandanya yah? ciri awal yang terjadi adalah motor saat dikendarai rasanya tidak senyaman biasanya, seperti endut-endutan ketika dikendarai dan akselerasi jadi berkurang dan timbul bunyi decitan atau “kretek-kretek”. Hal itu dikarenakan putaran pulley tidak normal karena roller yang aus membuat pergerakan pulley tidak maksimal. Kalau dibiarkan tentunya bikin boros bensin saja, karena kebanyakan betot gas.

Adanya bunyi seperti itu sudah dapat dipastikan dikarenakan keruskan fisik roller yang tidak berbentuk bagus lagi. Bila agan terus memakasakan berkendara, walaupun adnaya bunyi seerti tersebut, ke enam roller yang lainnya bakalan kut aus bahkan remuk.

Penyebab Roller Rusak

Adapun penyebab mudahnya roller ini rusak diantaranya dikarenakan kampas kopling yang seharusnya diganti tersu saja dipakasakan berkendara, hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab mudahnya roller rusak selain dari umur pemakaiannya yang memang sudah lama.

— advertisement —

Cara memperbaiki Roller ?

Apakah ada solusi untuk mengakali roller yang aus? sayang sekali tidak ada cara lain untuk mengatasi maslah ni, caranya hanya satu yaitu dengan mengganti roller yang aus atau peyang dengan yang baru. Bisa langsung sembuh seketika endut-endutannya 😀 .

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *