Kolom Pencarian Menu Utama

Tidak seperti motor bertransmisi otomatis/Matic, motor dengan pengoperan manual umumnya disokong dengan part yang bernama kampas kopling. Secara sederhana kampas kopling bekerja untuk memutuskan atau melanjutkan tenaga yang dibuat putaran mesin untuk dilanjutkan ke poros engkol.

Penyebab kampas kopling motor cepat aus

Apabila agan sedang melepas tuas kopling, tenaga motor terasa lelet atau bahkan terjadi selip, umumnya masalah tersebut jadi salah satu ciri kampas kopling aus. Sebelumnya saya juga sempat posting mengenai ciri kampas kopling aus.

Banyak aspek yang menjadi penyebab kampas kopling motor cepat aus. Kampas kopling motor jadi cepat aus bisa disebabkan karena beberapa aspek. Bisa jadi karena umur pakai produk kampas kopling yang dipakai atau teknik berkendara motor yang salah.

— advertisement —

Jika berpatokan pada buku panduan manual pabrikan, kampas kopling mempunyai rata-rata masa penggunaan sejauh 15.000 – 20.000 km. Atau bila dikonversikan ke lamanya pemakaian bisa jadi sekitaran waktu 2 tahunan .

Akan tetapi bisa saja lebih cepat aus lagi apabila cara berkendara kita kurang baik. Contohnya kerap gantung tuas kopling atau 1/2 kopling.

Tuas kopling motor yang keseringan ditekan cuma 1/2 ketika tidak diperlukan bisa memberatkan kerja kampas kopling, sebab antar lembar kampas kopling tidak terbuka sempurna. Sehingga mengakibatkan, kampas cepat tipis sebab keseringan bergesekan dengan plat kopling.

— advertisement —

Cara berkendara lainnya yang juga dapat membuat kampas kopling cepat aus ialah seringkali meredam tuas kopling ketika tempat berhenti lama. Contohnya ketika berhenti di lampu merah, gigi motor dilewatkan masuk serta tuas kopling ditarik full. Walau sebenarnya bila dalam keadaan berhenti terbilang lama, tempat gear motor makin bagus dinetralkan saja.

Cara berkendara lainnya yang juga bisa membuat kampas kopling cepat aus ialah seringkali menahan tuas kopling ketika motor dalam posisi berhenti lama. Contohnya ketika berhenti di lampu merah, gigi motor dibiarkan dalam keadaan masuk, jadi tidak di netralkan, dan tuas kopling ditarik secara full. Meskipun sebenarnya kalau dalam keadaan berhenti cukup lama, tempat gigi motor lebih baik dinetralkan.

Tidak hanya dari cara berkendara motor yang salah, pemicu lainnya kampas kopling jadi cepat aus juga karena setelan tuas kopling yang sangat dekat. “Setelan tuas kopling sangat dekat dapat ‘memaksa’ pengendara motor selalu menekan tuas kopling ketika di kecepatan rendah. Upayakan jarak bebas tuas kopling disetel 1,5 cm sampai 2 cm.

— advertisement —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *