Kolom Pencarian Menu Utama

Dalam beberapa hal, kendaraan roda dua atau motor memang dirasa lebih praktis jika dibandingkan dengan mobil. Bahkan banyak orang yang sebenarnya memiliki mobil tetapi lebih sering menggunakan motor untuk menunjang mobilitasnya. Apalagi jika harus menembus jalanan yang macet, tentu saja motor bisa di andalkan. Tak ayal rasanya hampir semua orang di Indonesia ini mempunyai motor.

Penyebab Aki Motor Sering Tekor

Kendaraan roda dua alias motor juga lebih mudah dan murah dari segi kebutuhan bahan bakar serta perawatannya. So pasti lebih menghemat biaya. Harga onderdil motor juga jauh lebih murah daripada mobil sehingga jika ada yang harus diganti tidak menguras isi kantong. Salah satu onderdil motor yang perlu diganti dalam jangka waktu tertentu adalah aki.

Aki pada kendaraan memiliki fungsi yang cukup penting baik itu motor ataupun mobil. Secara garis besar fungsi aki pada motor dan mobil sama termasuk masalah yang sering terjadi pada komponen tersebut. Masalah yang sering dihadapi pemilik kendaraan adalah aki yang tekor. Aki tekor akan mengganggu sistem kelistrikan kendaraan yang membuatnya sulit dihidupkan atau distater. Sebenarnya faktor apa sajakah yang bisa menyebabkan aki tekor terutama pada motor? Cek dalam penjelasan di bawah ini.

— advertisement —

Modifikasi Pada Lampu Kendaraan

Banyak orang yang melakukan modifikasi pada kendaraan roda dua miliknya tanpa menyadari akibatnya pada komponen motor. Hal seperti ini mungkin memang lebih sering terjadi di kalangan anak muda gaul yang hobi naik motor. Kebanyakan dari mereka mungkin belum tahu bahwa modifikasi yang dilakukan pada motor bisa merusak akinya.

Bagaimana modifikasi motor bisa menyebabkan aki mudah tekor? Yang bisa menyebabkan aki motor tekor adalah ketika motor dimodifikasi pada bagian kelistrikannya. Salah satu bagian motor yang sering dimodifikasi adalah lampu dan inilah yang bisa menjadi biang keroknya. Modifikasi lampu motor bisa menyebabkan terjadinya konsleting pada sistem secara tidak sengaja.

— advertisement —

Konsleting bisa terjadi ketika kutub positif dan negatif pada baterai lampu modifikasi secara tidak sengaja bersentuhan. Hal tersebut bisa menyebabkan pengisian baterai menjadi terhambat atau juga terjadinya aliran arus listrik yang terlalu besar. Kedua faktor tersebut bisa membuat aki menjadi lebih cepat soak atau tekor.

Masalah lainnya yang berhubungan dengan modifikasi terutama pada lampu motor adalah jenisnya. Mayoritas orang melakukan modifikasi dengan memasang lampu yang memiliki sinar sangat terang. Lampu dengan sinar terang tersebut pastilah akan menyedot cukup banyak daya listrik dari aki. Inilah yang membuat aki lebih cepat tekor.

Kerusakan Pada Kiprok

Aki yang sering tekor bisa juga berasal dari kiprok yang bermasalah. Fungsi kiprok pada motor pada intinya adalah sebagai komponen yang akan menyeimbangkan arus listrik. Jadi memang kiprok dan aki adalah dua komponen yang saling terkait dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Kiprok yang akan membuat arus listrik stabil sebelum masuk ke aki motor.

Kiprok ini jugalah yang akan merubah arus listrik jenis AC yang berasal dari spul menjadi DC agar bisa diterima oleh aki. Kerusakan ada kiprok bisa menjadi penanda normal tidaknya aki pada motor. Kiprok yang tidak normal juga akan mempengaruhi kinerja dari aki itu sendiri. Agar aki tidak terlanjur menjadi rusak, soak atau tekor lakukan pengecekan pada kiprok motor.

— advertisement —

Cara yang mudah untuk melakukan pengecekan pada normal tidaknya kiprok sebenarnya mudah dilakukan. Stater motor dan biarkan mesin hidup kemudian nyalakan lampunya. Kemudian gas motor dengan kecepatan antara 4000 hingga 5000 RPM. Lalu lihat pada tegangan listriknya, jika tidak berada pada kisaran 14 sampai 15 Volt kemungkinan besar kiprok motor memang bermasalah.

Motor Jarang Dipakai

Tahukah Anda bahwa kendaraan baik motor atau mobil yang sangat jarang digunakan justru akan merusak akinya. Ya, motor yang jarang dipakai atau dikendarai akan membuat akinya lebih mudah tekor. Motor yang tidak dipakai otomatis tidak dihidupkan mesinnya sehingga tidak ada pengisian ulang pada listriknya.

Kasus yang sama juga bisa terjadi pada kendaraan yang hanya digunakan untuk jarak pendek saja. Pemakaian motor yang hanya digunakan secara singkat bisa menyebabkan aki tekor karena memutus proses pengisian ulang listrik. Saat motor digunakan tetapi hanya sebentar saja maka proses pengisian ulang listrik akan terputus saat belum terisi penuh. Jika sering dilakukan bisa membuat aki tekor.

Lampu Pada Rem Belakang Menyala Terus

Fungsi aki adalah untuk menyediakan pasokan listrik pada kendaraan termasuk pada lampu-lampunya. Seperti juga pada listrik rumahan yang akan memakan banyak daya begitu juga pada motor. Aki sebagai pemasok tenaga listrik akan cepat tekor ketika ada lampu yang menyala terus menerus.

Nah, kasus yang biasa terjadi adalah lampu pada rem bagian belakang motor yang menyala terus. Lampu rem yang menyala terus menerus biasanya terjadi karena terjadinya kerusakan pada switch rem motor. Jika hal tersebut dibiarkan terus menerus jangan heran kalau aki motor jadi sering tekor.

Pemasangan Klakson Racing Pada Motor

Selain modifikasi pada bagian lampu, aki motor juga akan mudah tekor kalau dipasangi dengan klakson racing. Sebagaimana kasus yang terjadi pada modifikasi lampu, banyak pengguna motor yang belum paham tentang pengaruhnya pada aki. Motor yang dimodifikasi dengan menggunakan klakson racing akan membutuhkan pasokan listrik yang cukup besar dari aki.

Jika tidak dilakukan penyesuaian dengan kapasitas dan kemampuan aki justru akan merusak komponen tersebut. Aki akan dipaksa untuk mengeluarkan daya yang lebih besar dari yang seharusnya. Akibatnya aki akan tekor dan cepat rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *