Kolom Pencarian Menu Utama

Naik motor adalah salah satu aktivitas yang paling disukai oleh pria, terutama aktivitas seperti touring yang biasanya dilakukan bersama-sama. Namun, tak hanya pria yang menyukai sensasi naik motor, banyak juga para wanita yang suka berkendara naik motor. Meski tak mengikuti touring, berkendara naik motor juga bisa jadi solusi tepat untuk menghindari macet, daripada mengendarai mobil.

Selain itu, sepeda motor juga merupakan salah satu kendaraan paling populer yang digunakan hampir setiap masyarakat di Indonesia. Itulah sebabnya, dimana pun Anda berada pasti melihat seorang pengendara bermotor yang seliweran. Bahkan, Anda pun mungkin punya beberapa koleksi motor yang sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Lalu bagaimana aturan berkendara bagi Ibu hamil, apakah ada larangan tertentu agar kehamilan tetap aman saat berkendara? Saat hamil, sebenarnya langkah paling bijak adalah tidak mengendarai motor terlebih dahulu, naik mobil merupakan pilihan paling tepat dan aman. Namun, jika memang tidak ada mobil atau memilih naik motor, berikut ini tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kehamilan Anda, antara lain:

— advertisement —

Gunakan Keamanan Sesuai Standar Berkendara

Sama seperti pengendara lain, Ibu hamil juga harus menggunakan perlengkapan standar saat naik motor. Perlengkapan tersebut antara lain helm SNI, jaket motor dan sepatu tertutup atau sepatu boot khusus pengendara bermotor. Selain itu, bisa juga ditambahkan dengan masker untuk melindungi dari debu di jalanan dan sarung tangan motor.

Kenakan Baju Longgar dan Perlengkapan Ibu Hamil

Bagi Ibu hamil, kenyamanan saat di perjalanan adalah hal pertama yang harus diutamakan. Itulah sebabnya Ibu hamil disarankan menggunakan baju longgar dan dilengkapi dengan perlengkapan atau maternity kit. Perlengkapan tersebut antara lain celana khusus, penyangga perut, bra khusus dan perlengkapan ibu hamil lainnya. Dengan begitu, aktivitas berkendara dengan motor menjadi lebih nyaman dan aman.

Fokus dan Menghadap ke Depan

Posisi paling pas bagi Ibu hamil adalah menghadap ke depan, terutama saat bonceng di belakang, jangan bonceng dalam posisi miring. Posisi miring menghadap samping bisa membuat keseimbangan berkurang dan lebih banyak kemungkinan jatuh. Selain itu, posisi miring juga bisa membuat kaki cepat pegal karena pijakan kaki sempit. Bagian tulang punggung dan perut juga cepat lelah karena tidak disokong sempurna.

— advertisement —

Hindari Guncangan atau Kecepatan Tinggi

Saat mengendarai motor atau dibonceng motor, hindari jalanan rusak atau berlubang agar tidak mengalami guncangan di bagian perut Ibu hamil. Selain itu, lebih baik pelan-pelan dan hindari berkendara dengan kecepatan tinggi agar lebih aman. Hal ini karena guncangan dan tekanan terlalu tinggi bisa menyebabkan kontraksi pada perut dan bayi lahir prematur atau tidak sehat.

Hindari Berkendara Terlalu Lama

Saat hamil, Anda harus lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan keselamatan si kecil yang sedang dalam kandungan. Oleh sebab itu, hindari berkendara dengan motor dalam jangka waktu yang lama atau jarak tempuh yang jauh. Hal ini karena posisi saat mengendarai motor bisa menyebabkan kaki bengkak dan kelelahan. Paling tidak, Ibu hamil mengendarai motor dalam waktu 30 menit atau kurang dari 6 km.

Itulah beberapa tips yang perlu dilakukan saat mengendarai motor, terutama bagi Ibu hamil. Semoga informasi bisa bermanfaat.

— advertisement —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *