Kolom Pencarian Menu Utama

Pada beberapa bulan ini ramai sekali produsen mesin motor atau mobil yang membuat produk mereka lolos uji emisi EURO III, agan pasti pernah atau mungkin sekilas sempat melihat ada bus yang di kendaraannya ada tulisan EURO ? Lalu apa yang dimaksud dengan EURO 3 ini?

Bus euro 2

Standar emisi EURO III ini adalah standar gas buang untuk versi Uni Eropa (EU) yang berkenaan dengan regulasi ambang batas emisi gas buang pada semua kendaraan bermotor.

Jadi jangan sampai salah menyangka yah dalam mengdefinisikan EURO ini, karena kebanyakan orang mengira Standar emisi EURO itu identik dengan kemampuan mesin atau sebuah teknologi pada kendaraan bermotor. Apalagi mengiri ada Bus dengan tempelan Nama EURO 3 berarti kecepatan pada mobil ini lebih cepat dari Bus dengan tulisan EURO 2 :D.

— advertisement —
standar euro kendaraan bensin
standar euro kendaraan diesel

Sejarah standar emisi EURO

Standar emisi yang dipakai di negara-negara eropa ini sekarang sudah mencapai Standar EURO 6, berbeda dengan yang sekarang negara kita gunakan baru sampai EURO III.

Pada awalnya standar emisi euro (EURO 1) mulai diperkenalkan pada tahun 1993. Pada tahun 1996 dilanjukan dengan standar emisi EOURO 2 yang masih mengatur standar gas bang kendaraan khusus bus dan truk. Dan diperkenalkan kembali EURO 3 ditahun 2000, EURO 4 ditahun 2005, EURO 5 ditahun 2008, dan EURO 6 pada tahun 2014.

Manfaat standar emisi EURO

Standar emisi ini sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas udara dunia kita saat ini, dan mencegah pemanasan global dari asap kendaraan yang pekat hitam.

— advertisement —

Dengan memenuhi standar emisi gas buang, setidaknya pengguna dan produsen kendaraan bermotor sudah berusaha untuk menekan emisi gas buang dan turut menjaga lingkungan.
Manfaat untuk para pengguna kendaraan dengan adanya aturan ini tentu saja secara otomatis pabrikan kendaraan bermotor akan membuat sebuah kendaraan yang tentunya hemat bahan bakar.

Standar emisi EURO III

Nah untuk kesempatan kali ini kita bahas saja standar gas emisi yang digunakan negara kita, seperti apa ukuran standar nya untuk meloloskan sebuah kendaraan lulus uji emisi ini.

Negara2 Uni Eropa sendiri sudah menerapkan standar ini pada Januari 2006. Standar Euro-3 juga terdapat pada regulasi Worldwide Motorcycle Emission Test Cycle (WMTC) & aturan inilah yang menjadi patokan dari AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia).

Untuk kendaraan roda dua dengan kapasitas silinder kurang dari 150 sentimeter kubik hanya boleh menghasilkan 0.8 gram/kilometer Hidrokarbon (HC); 0,15 gram/kilometer Nitrogen Oksida (NOx); dan dua gram/kilometer Karbonmonoksida (CO). Sementara kendaraan roda dua dengan kapasitas silinder lebih dari 150 sentimeter kubik hanya boleh menghasilkan 0,3 gram/kilometer HC; 0,15 gram/kilometer NOx, dan dua gram/kilometerCO.

— advertisement —

Batas ambang batas gas buang standar Euro-3 dapat dilihat sebagai berikut :

Kapasitas mesin di bawah 150 cc :
– Kadar CO : 2.0 gram/km
– Kadar HC : 0.8 gram/km
– Kadar NOx: 0.15 gram/km

Kapasitas mesin di atas 150 cc :
– Kadar CO : 2.0 gram/km
– Kadar HC : 0.3 gram/km
– Kadar NOx: 0.15 gram/km
Kecepatan motor di bawah 130 km/h :
– Kadar CO : 2.62 gram/km
– Kadar HC : 0.75 gram/km
– Kadar NOx: 0.17 gram/km

Kecepatan motor di atas 130 km/h :
– Kadar CO : 2.62 gram/km
– Kadar HC : 0.33 gram/km
– Kadar NOx: 0.22 gram/km

Seperti itu gan sedikit info mengenai definisi EURO dan EURO III, jika ada kritik dan saran ditunggu via email saja yah 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *